Jumat, 05 Februari 2021

Wanita Ini Alami 'Covid Arm' Usai Suntik COVID-19, Kondisi Apa Itu?


 

PT Kontak Perkasa Futures - Seorang wanita asal California mengatakan telah mengalami reaksi yang parah usai mendapat dosis pertama vaksin COVID-19 buatan Moderna. Kondisi ini membuatnya berpikir lagi untuk mendapat suntikan vaksin yang kedua.
Wanita bernama Amelia Brown ini mendapatkan suntikan vaksin dosis pertamanya pada 11 Januari 2021 lalu. Setelah disuntik, ia tidak merasakan sakit sama sekali.

Namun, tidak lama kemudian ia mulai merasa pusing dan alergi ringan. Brown pun diarahkan ke rumah sakit untuk memastikan kondisinya baik-baik saja dan bisa kembali bekerja. Sampai seminggu setelahnya, ia mulai merasa gatal di area suntikan tersebut.

"Itu hanya merah dan gatal-gatal. Saya bisa merasakan adanya benjolan," ujarnya yang merasakan benjolan itu saat bangun tidur di keesokan paginya atau disebut dengan 'Covid arm'.

"Covid arm' ini adalah efek samping ruam baru yang muncul pada sebagian orang yang menerima vaksin Corona Moderna.

Menanggapi kasus ini, ahli imunologi Dr Praveen Buddiga menjelaskan 'Covid arm' atau lengan Covid ini pada dasarnya adalah jenis hipersensitivitas yang tertunda. Bisa juga disebut sebagai reaksi alergi yang terjadi sekitar 7 hingga 10 hari kemudian pasca vaksinasi.

"Ini terjadi pada sekitar 2-9 persen pasien. Mereka harus menemui dokter jika tidak hilang dalam waktu 48 jam," jelas Dr Buddiga, Kamis (4/2/2021).

Untuk mengatasi 'Covid arm' ini, Dr Buddiga menyarankan untuk mengompres benjolan tersebut dengan es. Selain itu, jangan lupa konsumsi air putih yang banyak, lakukan peregangan lengan, dan tetap harus mendapatkan suntikan dosis yang kedua vaksin Corona. - PT Kontak Perkasa Futures

Sumber : detik.com

Kamis, 04 Februari 2021

Raffi Ahmad Lakukan Ini Usai Buat Nia Ramadhani Kesal Tak Kebagian Ngomong

 


PT KP Press - Nia Ramadhani terlihat kesal dengan Raffi Ahmad karena merasa tak kebagian ngomong saat ngehost bareng. Mereka diketahui akhir pekan lalu memandu acara di salah satu stasiun televisi swasta.
Raffi Ahmad menyadari telah membuat Nia Ramadhani kesal karena tak kebagian ngomong. Ia mengakui ketika itu sedang dikejar durasi oleh tim acara.

Hal tersebut diungkapkan Raffi Ahmad di Channel YouTube RANS Entertainment. Di situ, ia juga kena semprot Nia Ramadhani.

"Gimana ngehost bareng?" tanya Raffi.

"Sorry jujur ya, lo baca doang, sedangkan gue nggak bisa jauh. Jadi kalau lo tiba-tiba sudah ngomong itu gue pikir bisa ngobrol biasa gitu," jawab Nia.

"Ya habisnya gimana, ya sudah. Ya karena memang kalau acara awarding ini nih durasi, durasi," timpal Raffi lagi.

Meski kesal, Nia Ramadhani memuji Raffi Ahmad. Ia mengakui kelihaian suami Nagita Slavina tersebut dalam membawakan acara.

"Tapi tahu Raffi sangat membantu. Lo sudah bagus, tadinya gue mau diam saja gitu," ujar Nia.

Raffi Ahmad kemudian menyarankan Nia Ramadhani terkait memandu acara seperti malam penghargaan. Ia memahami kesulitan istri Ardi Bakrie itu karena biasa ngehost program santai.

"Janganlah lo diam saja. Lo kan di sini sebagai ikon mama muda yang TikTok sama anaknya bagus jadi bounding, supaya Gigi sama Rafathar tuh bisa. Aku ngerti sih karena Nia kan host chit-chat. Karena kalau acara awarding besar protokolnya banyak, durasi, harus baca ya begitu dah," tutur Raffi.

Nia Ramadhani lalu mengakui kekesalannya ke Raffi Ahmad karena ada salah paham. Ia meminta maaf ke ayahanda Rafathar Malik Ahmad tersebut, meski tadi sempat mengomelinya.

"Nah tadi ada misunderstand, karena awalnya, tapi ya sudahlah. Kebetulan punten aku bukan artis begitu lagi," kata Nia. - PT KP Press

Sumber : detik.com

Rabu, 03 Februari 2021

Kekurangan dan Kelebihan Pakai Cairan Antibocor Ban Tubeless

 


Kontak Perkasa Futures - Ban tubeless akhir-akhir ini memang lebih digemari karena lebih tahan terhadap risiko bocor. Tidak hanya itu, proses penambalannya pun lebih ringkas dibanding ban yang pakai ban dalam.
Tidak sampai di sana, ban tubeless juga punya kelebihan lain dengan tersedianya cairan antibocor. Bagi yang belum tahu, cairan ban tubeless merupakan cairan yang bisa meminimalisir ban bocor ketika tertusuk benda tajam. Cairan jenis ini diklaim mampu mengisi lubang secara otomatis dan mencegah Lantas apakah cairan ini tidak punya kekurangan? Menurut situs resmi Daihatsu cairan tubeless ini punya kekurangan dan kelebihannya. Sebelum mengenali kekurangan dan kelebihan, kenali dulu bagaimana cara kerjanya.

Cairan ban tubeless terbuat dari fiber, karet dan lem. Ia akan secara otomatis menutup sendiri celah atau lubang yang ada pada ban.

Soal kegunaannya, cairan ban tubeless dapat melindungi ban dari tusukan benda tajam. Kalaupun tidak maksimal karena lubang yang cukup besar, kebocoran masih dapat diminimalisir sehingga masih ada cukup tekanan angin ban untuk mencari bantuan penambalan atau mencari tempat untuk menggantinya dengan ban cadangan.

Beberapa produk juga ada yang mengklaim cairan ban tubelessnya bisa melindungi ban dari peluru kaliber 32. Ada juga yang mengklaim masih dapat menahan tusukan sedalam 3,5 cm.

Penggunaan cairan ban tubeless biasanya digunakan ketika mobil akan dikendarai dalam jarak jauh atau memacu mobil dalam kecepatan tinggi. Cara pakainya pun cukup mudah. Anda hanya perlu memasukkan cairan ke bagian dalam ban. Kelebihannya, tentu cairan akan melapisi bagian dalam ban dengan sendirinya untuk memberikan perlindungan. Cairan akan menutup lubang ban yang bocor dengan sendirinya.

Walaupun terdengar sangat manjur dan seolah tidak memiliki kekurangan, cairan ini tidak sepenuhnya baik. Beberapa orang mengaku penggunaan sealant membuat keseimbangan ban terganggu. Ada juga yang mengatakan pakai cairan tubeless membuat ban jadi terasa keras.

Sebaiknya sebelum menggunakan cairan ban tubeless kenali dulu jenis ban yang digunakan. Cairan ini lebih efektif digunakan pada ban jenis soft atau medium. Kalau ban dengan karakter keras hanya akan membuat ban menjadi lebih keras. - Kontak Perkasa Futures

Sumber : detik.com

Selasa, 02 Februari 2021

Studi Sebut Infeksi COVID-19 Bisa Rusak Sperma dan Sebabkan Kemandulan

 


PT Kontak Perkasa - Infeksi COVID-19 diketahui bisa menyerang banyak organ selain paru-paru. Belum lama ini, infeksi COVID-19 juga disebut berdampak negatif pada kualitas sperma.
Dalam jurnal Reproduction, peneliti menemukan pada beberapa kasus yang parah, infeksi COVID-19 dapat menyebabkan peningkatan kematian sel sperma, peradangan, dan stres oksidatif, sehingga menurunkan kualitas sperma dan berpotensi menurunkan kesuburan dan menyebabkan kemandulan.

"Laporan ini memberikan bukti langsung pertama bahwa infeksi COVID-19 merusak kualitas air mani dan berdampak pada reproduksi pria," kata studi tersebut.

Studi tersebut membandingkan 105 pria subur tanpa COVID-19 dengan 84 pria subur yang didiagnosis dengan virus corona dan menganalisis air mani mereka pada interval 10 hari selama 60 hari.

Dibandingkan dengan pria sehat tanpa COVID-19, studi tersebut menemukan peningkatan signifikan pada peradangan dan stres oksidatif pada sel sperma milik pria dengan COVID-19. Konsentrasi, mobilitas, dan bentuk sperma mereka juga dipengaruhi secara negatif oleh virus.

Pada pria dengan COVID-19, peradangan dan stres oksidatif dalam sel sperma meningkat secara signifikan lebih dari 100 persen dibandingkan dengan kontrol sehat, pengendapan sperma berkurang 516 persen, mobilitas berkurang 209 persen, dan bentuk sel sperma berubah 400 persen.

Kondisi ini mewakili oligoasthenoteratozoospermia, yang merupakan salah satu penyebab paling umum dari subfertilitas pada pria.

Tingkat keparahan infeksi juga merupakan faktor yang berkontribusi signifikan dalam mengubah kesehatan sperma. Semakin parah penyakitnya, semakin parah efeknya.

Para peneliti mengatakan sistem reproduksi pria harus dianggap sebagai jalur yang rentan terhadap infeksi COVID-19 dan karenanya harus dinyatakan sebagai organ berisiko tinggi oleh Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). - PT Kontak Perkasa

Sumber : detik.com

Senin, 01 Februari 2021

Vaksin Corona Novavax 89,3 Persen Efektif Lawan COVID-19

 


PT Kontak Perkasa Futures - Berdasarkan hasil analisis awal, vaksin Corona Novavax 89,3 persen efektif melawan varian baru Corona Inggris. Hasil ini disampaikan pada Kamis (28/1/2021), usai uji coba dilakukan di Inggris.
Sementara berdasarkan analisis interim pada uji coba di Afrika Selatan, tempat varian baru menyebar, vaksin tersebut menunjukkan efikasi sebesar 60 persen. Dalam konferensi yang diadakan, perusahaan tersebut memperkirakan vaksinnya akan siap dua sampai tiga bulan untuk mengajukan izin penggunaan pada otoritas setempat.

Uji coba vaksin yang dilakukan di Inggris melibatkan sebanyak 15.000 orang, yang berusia 18 hingga 84 tahun. Sekitar 27 persen dari relawan berusia di atas 65 tahun.

Dari hasil analisis awal, vaksin tersebut 85,6 persen efektif untuk melawan mutasi baru, meski tidak disertai dengan data yang rinci. Pihak perusahaan mengatakan efektivitas ini sudah hampir setara dengan dua vaksin lainnya yaitu Pfizer-BioNTech dan Moderna yang 95 persen efektif mencegah COVID-19 dalam uji klinisnya.

Seorang profesor mikrobiologi dan imunologi di Weill Cornell Medical College, New York, John Moore mengatakan bahwa data vaksin Novavax ini sudah setara dengan hasil dari vaksin Pfizer dan Moderna.

"Ini tidak berbeda secara statistik. Vaksin ini pada dasarnya bekerja dengan baik pada strain yang dominan menyebar di Inggris, yang berarti sama efektifnya di Amerika Serikat," kata Moore, Jumat (29/1/2021).

Selain itu, ahli penyakit menular di John Hopkins Center for Health Dr Amesh Adalja mengatakan, hasil ini sejalan dengan harapan. Ia khawatir orang-orang akan terlalu fokus pada efektivitas vaksin yang disebut lemah dalam mengatasi varian baru Corona Afrika Selatan.

"Kami dimanjakan karena kami telah melihat efektivitas dari Moderna dan Pfizer. Saya tahu orang-orang khawatir, tetapi efektivitas sebesar 60 persen terhadap varian baru tersebut bisa diterima," jelasnya.

Pihak Novavax mengatakan sudah mulai membuat versi baru dari vaksin buatannya untuk melindungi dari varian baru Corona yang muncul. Mereka berencana untuk memulai uji klinis vaksin Corona versi baru ini pada kuartal kedua tahun 2021. - PT Kontak Perkasa Futures

Sumber : detik.com


Jumat, 29 Januari 2021

Instagram Stories di Desktop Punya Tampilan Baru

 


PT KP Press - Instagram menghadirkan tampilan baru untuk Stories di desktop. Tampilan baru ini sudah diuji coba sejak beberapa minggu yang lalu dan sekarang telah digulirkan untuk semua pengguna di seluruh dunia.
Dengan update ini, Instagram Stories di desktop ditampilkan dalam bentuk carousel. Stories yang sedang dilihat akan berada di bagian tengah layar dan di sampingnya akan ada preview yang memperlihatkan Stories sebelum dan selanjutnya, Jumat (29/1/2021).

Jadi dengan desain baru ini akan ada lima story yang ditampilkan di layar, yaitu story utama yang sedang dilihat di bagian tengah, dua story yang sudah dilihat di sebelah kiri, dan dua story selanjutnya di sebelah kanan. Desain baru ini bisa memanfaatkan layar laptop yang lebih luas.

Cara menavigasi tampilan ini masih sama seperti sebelumnya, tapi pengguna jadi bisa mengontrol konten yang mereka lihat dengan lebih mudah. Pengguna bisa klik video selanjutnya yang terlihat di carousel, atau langsung melewati video yang tidak ingin dilihat.

Seperti diketahui, sebelum update ini Instagram Stories di desktop hanya menampilkan satu story di layar. Di sisi kiri dan kanannya kosong, hanya diisi oleh layar hitam.

Perubahan desain Stories di desktop terbilang cukup minor tapi akan sangat memudahkan pengguna yang sering menjelajahi Instagram lewat komputer. Terlebih lagi, Instagram terbilang jarang mengenalkan fitur baru untuk layanannya di desktop

Instagram mengatakan desain baru ini diharapkan bisa membantu pengguna menavigasi Stories dengan lebih mudah dan lebih imersif dibandingkan desain sebelumnya.

Selain menghadirkan desain baru untuk Stories, belakangan ini Instagram juga mengenalkan beberapa fitur baru untuk pengguna desktop seperti memperbesar ukuran Story.

Pengguna juga bisa mem-pause Stories dengan cara klik dan tahan story yang sedang dilihat atau mengklik tombol Pause di pojok kanan atas. Instagram juga mengenalkan tombol Mute yang berada di samping tombol Pause untuk mematikan atau mengaktifkan audio di Stories. - PT KP Press

Sumber : detik.com

Kamis, 28 Januari 2021

Bukti Banyak Orang Kaya di RI, SUV Mewah Hyundai Terjual 200 Unit Sebulan

 


Kontak Perkasa Futures - SUV mewah asal Korea Selatan, Hyundai Palisade, ternyata diminati banyak konsumen di Indonesia. Sejak diperkenalkan pertengahan 2020 lalu, mobil SUV dengan tampang gagah dan berotot ini sudah dipesan ratusan unit.
"Ini flagship kami, SUV paling premium yang kami miliki. Kita baru launch bulan lalu, yang kita terima sekarang untuk booking sudah lebih dari 200. Ini sangat fantastis," bilang Chief Operating Officer (COO) PT Hyundai Motors Indonesia, Makmur, di sela-sela acara media test drive Hyundai Palisade, di Jakarta, Rabu (27/1/2021).

Sebagai informasi, Hyundai Palisade hadir dalam 3 varian. Harga Hyundai Palisade ini berada di kisaran Rp 700 jutaan sampai Rp 1 miliaran. Hyundai Palisade tipe Prime dijual dengan harga Rp 777.000.000; Signature dengan harga Rp 888.000.000; dan Signature AWD dengan harga Rp 1.078.000.000. (on the road Jakarta).

Hyundai Palisade di Tanah Air ditawarkan dengan pilihan mesin diesel turbo CRDi VGT berkapasitas 2.2 liter. Di atas kertas, mesin itu mampu memuntahkan tenaga 202 PS pada 3.800 rpm dan torsi puncak 441 Nm pada 1.750 rpm-2.750 rpm. SUV ini menggunakan transmisi otomatis 8 percepatan yang dapat diatur dengan tombol shift-by-wire (SBW).

Di Indonesia, Hyundai Palisade tidak ada pilihan mesin bensin karena alasan harga yang dapat melambung karena pajak impor barang mewah. Sebab Hyundai Palisade dengan mesin bensin kubikasinya cukup besar, yaitu 3.500 cc dan 3.800 cc.

Tidak hanya itu, berdasarkan riset pasar oleh Hyundai, konsumen mobil SUV di segmen itu memang lebih menggemari pilihan mesin diesel. Ditambah lagi walaupun kapasitas mesinnya kecil, sudah ada turbo sehingga performanya tetap memadai.

Hyundai Palisade akan dikirim ke konsumen mulai Januari 2021 ini. Hyundai Palisade yang dijual di Indonesia masih diimpor secara utuh dari Korea Selatan. - Kontak Perkasa Futures

Sumber : detik.com