Jumat, 30 April 2021

Pengakuan Tersangka Alat Antigen Bekas yang Bikin Geleng-geleng Kepala

 


PT Kontak Perkasa  - Lima orang telah ditetapkan menjadi tersangka dalam dugaan penggunaan alat tes antigen bekas di Bandara Kualanamu. Pengakuan para tersangka benar-benar bikin geleng-geleng kepala.
Seperti diketahui, lima orang tersangka yang telah ditetapkan Polda Sumut memiliki beragam peran. Posisi mereka pun bervariasi, mulai business manager hingga kurir.

Dari hasil pemeriksaan saksi-saksi, kegiatan penggunaan cotton buds swab antigen bekas tersebut mulai dilakukan oleh karyawan dari laboratorium Kimia Farma yang berlokasi di Jalan RA Kartini, Kelurahan Madras Hulu, Kecamatan Medan Polonia, Medan, sejak 17 Desember 2020. Saat itu alat tersebut diperuntukkan bagi swab di Bandara Kualanamu.

Saat rilis pers, Kapolda Sumut Irjen Panca Putra sempat mewawancarai beberapa tersangka lainnya soal peran masing-masing. Salah satu tersangka berinisial SR lalu menjelaskan tata cara mereka mendaur ulang alat tes antigen bekas tersebut.

"Caranya itu yang macem cotton buds yang kami bilang brush itu kita bersihkan dengan alkohol 75 persen. Itu kita bersihkan dengan cara tisunya kita basahin dengan alkohol, terus dilap pada kapasnya," kata SR saat rilis pers di Mapolda Sumut, Kamis (29/4/2021).

Dalam praktik tak terpuji ini, SR bertugas membawa alat antigen bekas dari Bandara Kualanamu ke laboratorium Kimia Karma di Jalan Kartini, Medan. Tak hanya itu, dia juga ikut mendaur ulang brush tersebut. Setelah bersih dan dikemas kembali, SR lantas membawa barang itu ke Bandara Kualanamu.

"Tugas saya dalam hal ini, tugas saya membawa alat antigen yang didaur ulang sama yang membersihkan. Iya (dari bandara ke lab Kimia Farma, terus usai dibersihkan, dibawa kembali ke bandara)," ujar SR.

SR mengaku mendaur ulang brush (stik) itu bersama tersangka lainnya. Dia mengaku hal itu dilakukan atas perintah PM selaku pimpinannya.

"PM (yang menyuruh)," ujar SR.

5 Tersangka Dipecat

PT Kimia Farma Tbk memecat oknum petugas yang menjadi tersangka kasus alat tes antigen bekas di Bandara Kualanamu. Total ada lima orang tersangka.

"Kimia Farma memecat para oknum petugas setelah ditetapkan sebagai tersangka oleh Kepolisian Daerah Sumatera Utara dalam kasus penggunaan kembali alat rapid test antigen di Bandara Kualanamu, Sumatera Utara," ujar PT Kimia Farma dalam keterangan tertulisnya, Jumat (30/4/2021).

PT Kimia Farma menyebut menyerahkan penanganan kasus ini kepada pihak kepolisian. Pihaknya meminta kasus ini diproses secara hukum dan diberi hukuman maksimal kepada pelaku.

"Selain pemecatan oknum petugas, Kimia Farma menyerahkan penanganan kasus tersebut kepada pihak yang berwajib untuk dapat diproses secara hukum sesuai dengan ketentuan hukum dan perundang-undangan yang berlaku agar memberikan hukuman yang maksimal atas seluruh tindakan oknum yang tidak bertanggung jawab," tuturnya.

Jaksa Akan Tuntut Maksimal

Jaksa Agung ST Burhanuddin menyoroti kasus mafia karantina di Bandara Soekarno-Hatta dan alat antigen bekas di Bandara Kualanamu. Jaksa Agung meminta jajarannya menuntut maksimal pelaku yang terlibat dalam kasus tersebut.

"Kasus masuknya warga negara India yang berhasil masuk ke wilayah Indonesia dan lolos dari kewajiban menjalani karantina dan kasus pelayanan antigen yang diduga memakai alat kesehatan bekas di Bandara Kualanamu, Medan, menjadi perhatian Jaksa Agung Republik Indonesia," kata Kapuspenkum Kejagung Leonard Eben Ezer Simanjuntak dalam keterangan tertulis, Kamis (29/4/2021).

Leonard mengatakan Jaksa Agung memerintahkan jaksa agar menangani kasus tersebut secara profesional, komprehensif, dan tuntas. Jaksa Agung juga memerintahkan jajarannya menuntut maksimal para pelaku jika terbukti bersalah.

"Apabila terbukti bersalah agar dituntut secara maksimal karena pelanggaran protokol kesehatan tersebut di atas sangat membahayakan kesehatan dan keselamatan masyarakat serta bangsa Indonesia," ungkapnya. - PT Kontak Perkasa

Sumber : detik.com

Rabu, 28 April 2021

Pandemi Bikin Orang Nggak Mau Buru-buru Ganti Mobil Baru

 


PT KP Press - Pandemi virus Corona membuat penjualan mobil menurun drastis. Orang pun rela memiliki mobil dengan umur yang lebih lama.
Menurut Service Manager Auto2000 di kawasan Jakarta Selatan, biasanya masyarakat melakukan jual beli mobil setelah 3-4 tahun, namun gara-gara pandemi yang bikin daya beli menurun, orang jadi lebih lama lagi memegang mobil, bisa di atas 5 tahun.

"Biasanya kan 3-4 tahun dulu dijual, sekarang lebih lama karena prioritas untuk jual beli bukan yang utama sekarang," ujarnya.

Daya beli masyarakat menurutnya memang sudah mengalami pelemahan malah sejak sebelum pandemi. "Daya beli sudah minus kemudian ketambahan pandemi," ujarnya.

Pemilik mobil kini rajin merawat mobil agar umur kendaraan lebih awet.

"Setelah pandemi orang ngerem beli kendaraan, ya mau nggak mau harus yang lama. Jadi tidak hanya general service, tapi juga perbaikan yang lain. Dulu misalnya nggak kepikiran tuh ganti absorber atau rack steer, sekarang kalau rusak diperbaiki. Jadi orang menahan umur kendaraan sekarang lebih lama," ujarnya.

Di bengkel Auto2000 di Jakarta Selatan yang dikelolanya, seiring penurunan penjualan mobil memang mengalami penurunan jumlah kendaraan yang diservis. Normal di masa sebelum pandemi setiap hari ada 110 kendaraan yang dirawat. Saat ini mengalami penurunan sekitar 20 persen.

"Sekarang yang ke bengkel 60-an mobil, yang Toyota Home Service (servis di rumah) sekitar 30 per hari. Ya turun tapi orang kan tetap servis, kalau nggak mobilnya problem nanti," ujarnya.

Momen mudik yang biasa membuat kunjungan ke bengkel melonjak, namun karena ada larangan mudik, sepertinya tak ada lagi antrean berjubel mobil di bengkel.

"Biasanya ada lonjakan terasa, tapi karena tidak ada mudik sekarang slow-slow saja. Ya gimana orang ke Puncak saja dicegat kan bagaimana mau mudik," ujarnya. - PT KP Press

Sumber : detik.com

Selasa, 27 April 2021

Klaster Perkantoran Naik Meski Sudah Vaksin, Setuju WFO atau Tetap WFH?

 


Kontak Perkasa Futures - Klaster perkantoran Corona DKI Jakarta naik lagi, hingga dua kali lipat. Data Pemprov DKI mengungkap kenaikan angka positif Corona di 12-18 April yaitu sebanyak 425 kasus COVID-19.
Melonjak jauh dibanding 5-11 April 2020, yaitu 158 kasus COVID-19 di 78 perkantoran. Pemprov DKI menyebut sebagian kasus klaster Corona berasal dari klaster perkantoran yang sudah melaksanakan vaksinasi Corona.

"Sebagian besar kasus konfirmasi COVID-19 di perkantoran terjadi pada perkantoran yang sudah menerima vaksinasi COVID-19," tulis akun Pemprov DKI, Sabtu (24/4/2021).

Menurut pakar epidemiologi Dicky Budiman dari Universitas Griffith Australia, hal ini harus menjadi perhatian bersama. Ia menekankan, vaksinasi COVID-19 bukan jalan untuk 'bebas' kembali beraktivitas di kantor tanpa protokol kesehatan yang ketat.

"Sudah divaksin, dia disuruh masuk, itu salah, karena harus dipahaminya begini, orang yang sudah divaksinasi bukan tidak mungkin terinfeksi, tetap bisa," kata Dicky saat dihubungi detikcom Senin (26/4/2021)

"Adanya mekanisme pertemuan offline, meeting-meeting di tengah situasi yang belum terkendali itu salah, walaupun sudah divaksinasi itu tidak jadi pembenaran," jelasnya sambil menekankan vaksinasi harus berjalan dengan protokol kesehatan yang ketat.

Nah, kamu sendiri gimana melihat naiknya kasus di klaster perkantoran? Setuju nggak sih tetap WFH (work from home) meski sudah vaksinasi? Atau pilih lanjut terus WFO (work from office) karena sudah merasa aman? Tulis pendapat di kolom komentar ya. - Kontak Perkasa Futures

Sumber : detik.com


Senin, 26 April 2021

Bank Jago Buka Suara soal Kabar Mau Stock Split

 


PT Kontak Perkasa - PT Bank Jago Tbk (ARTO) buka suara terkait kabar rencana stock split atau pemecahan nilai nominal saham dalam rangka memperkuat likuiditas perusahaan.
Dalam keterbukaan informasi, Bank Jago memberikan penjelasan terkait dengan rencana tersebut. Perseroan memastikan belum memutuskan rencana stock split.

"Sampai saat ini perseroan belum membuat keputusan terkait dengan pelaksanaan stock split," kata Corporate Secretary Bank Jago, Tjit Siat Fun dikutip dari keterbukaan informasi BEI, Senin (26/4/2021).

Bank Jago tidak mengetahui adanya informasi atau fakta material yang dapat mempengaruhi nilai efek perusahaan atau keputusan investasi pemodal sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (POJK) nomor 31/POJK.04/2015 tentang Keterbukaan Informasi atau Fakta Material oleh Emiten atau Perusahaan Publik.

Adapun penjelasan perseroan mengenai stock split ini sebagai bentuk pemenuhan beleid tersebut dan Peraturan No.I-E yang merupakan lampiran keputusan direksi PT Bursa Efek Jakarta Nomor Kep-00015?BEI/01-2021 tanggal 29 Januari 2021 tentang Kewajiban Penyampaian Informasi.

Namun demikian, Tjit Siat Fun memastikan belum ada rencana stock split yang dilakukan perusahaan dan informasi ini tidak berdampak terhadap Bank Jago.

"Bahwa tidak terdapat informasi/fakta/kejadian penting lainnya yang material dan dapat mempengaruhi harga efek Perseroan yang belum diungkapkan kepada publik," ungkapnya. - PT Kontak Perkasa

Sumber : detik.com

Rabu, 21 April 2021

Mahasiswa ITB Bakal Belajar via Daring dan Luring Mulai Semester Depan

 


Kontak Perkasa Futures - Institut Teknologi Bandung (ITB) berencana menggunakan menggunakan metode campuran daring (dalam jaringan) dan luring (luar jaringan) saat proses belajar mengajar. Rencananya, hal ini dilakukan mulai semester depan.
Kepala Biro Humas dan Komunikasi ITB Naomi Sianturi Haswanto menjelaskan pada dasarnya metode pembelajaran campuran masih dalam tahap penyusunan. Sehingga, pihaknya belum bisa memastikan berapa jumlah dan apa saja jadwal kuliah yang akan dipilih.

"Saat ini ITB sedang menyusun rencana kegiatan akademik di semester 1 2021/2022, dengan pola bauran dimana kuliah akan dilaksanakan melalui metoda daring dan luring," terang dia seperti ditulis Rabu (21/4/2021).

"Namun rencana ini masih dalam proses penyusunan sehingga masih belum bisa memastikan jumlah dan jadwal kuliah yang akan dilibatkan," sambungnya.

Lebih lanjut, wanita yang juga lektor di Fakultas Seni Rupa dan Desain ini menjelaskan rencananya pembelajaran metode campuran dilakukan dengan porsi daring yang lebih besar. Sedangkan, porsi luring atau tatap muka akan dilakukan secara terbatas.

"Secara umum, kuliah semester depan masih akan dilaksanakan secara campuran/hybrid, dengan porsi sebagian besar dengan cara daring. Sedangkan kegiatan akademik lurinh masih akan sangat terbatas dan diutamakan pada kegiatan praktikum/studio/kuliah lapangan," imbuh Naomi.

Adapun, keputusan tersebut dilakukan, usai ITB melakukan percobaan melaksanakan luring secara terbatas. Kegiatan itu dilakukan untuk beberapa prodi pascasarjana di kampus Jatinangor.

"ITB tidak akan melakukan survei. ITB sudah melakukan percobaan kegiatan akademik terbatas luring untuk beberapa prodi pascasarjana di kampus Jatinangor," tutup dia. - Kontak Perkasa Futures

Sumber : detik.com

Selasa, 20 April 2021

Pihak Hotma Sitompul Sindir Hubungan Hotman Paris dengan Meriam Bellina

 


PT Kontak Perkasa - Hotman Paris dianggap tidak bisa menyelesaikan rumah tangga Desiree Tarigan dengan Hotma Sitompul. Klaim pengacara hebat pun diragukan oleh pihak Hotma Sitompul.
Pasalnya, bukannya mendamaikan, Hotman Paris malah dianggap semakin memperkeruh keadaan. Ia terus melemparkan bola liar dengan cerita-cerita fiktif layaknya sebuah sinetron.

"Ini bukan bidangnya dia, ini bidang kami. Kami lebih pengalaman kok dari dia, dari segi mana? Dari perceraian," ujar Partahi Sihombing, tim penasihat hukum Hotma Sitompul, saat menggelar konferensi pers di LBH Mawar Saron, di kawasan Sunter, Jakarta Utara, Senin (19/4/2021).

Sambil membusungkan dada, Partahi Sihombing bercerita soal kesuksesannya dalam menanggani kasus perceraian. Apa yang dilakukannya pun seakan tak sebanding dengan Hotman Paris.

"Saya sudah bosan sama yang namanya perceraian. Banyak kok, orang Cendana punya grup juga pakai saya, Sugianto cerai di tangan saya. Banyak artis-artis besar dulu," lanjut Partahi Sihombing.

Tiba-tiba saja, tim kuasa hukum Hotma Sitompul yang lain menyerang masa lalu Hotman Paris. Ia mengungkit gosip lama Hotman Paris yang memiliki hubungan dengan artis senior Meriam Bellina.

"Itu dulu kita dengar kok yang namanya Meriam Bellina sama Hotman Paris. Bagaimana ceritanya? Selesainya bagaimana? Coba kalian cari," papar Muara Karta Simatupang.

Seandainya Desiree Tarigan tidak memakai Hotman Paris sebagai kuasa hukumnya, Muara Karta menilai masalah ini mungkin tidak akan menjadi besar. Ia pun berharap semoga Desiree Tarigan bisa mencabut kuasanya terhadap pengacara parlente itu.

"Jadi jangan kesalahan, mendapat kuasa dari seseorang yang menyangkut Pak Hotma, dipelintir semua, yang menyangkut Sitompul, dipelintir. Kita sumpahin semoga kuasa dicabutlah (sama Desiree Tarigan)," pungkas Muara Karta Simatupang.

Seperti diketahui, polemik rumah tangga Desiree Tarigan dan Hotma Sitompul bermula saat insiden pengusiran. Ibunda Bams eks Samsons itu mengaku diusir oleh suaminya, namun Hotma Sitompul membantah hal tersebut. - PT Kontak Perkasa

Sumber : detik.com

Jumat, 16 April 2021

Mulai 1 Mei, Masuk Singapura Bisa Pakai IATA Travel Pass

 


PT KP Press - Singapura akan menerima wisatawan masuk negaranya menggunakan IATA Travel Pass. Sistem itu untuk mempermudah melacak status COVID-19 wisatawan.
Singapura menjadi salah satu negara yang bekerja sama dengan Asosiasi Pengangkutan Udara Internasional (IATA) dalam pemanfaatan Travel Pass. Nantinya, Singapura akan menerima hasil tes PCR COVID-19 sebelum keberangkatan melalui sistem tersebut.

Kebijakan itu berlaku mulai 1 Mei 2021. Setiap orang yang akan bepergian ke Singapura dapat menunjukkan Travel Pass tersebut pada saat check-in dengan maskapai penerbangan.

Selain itu, IATA Travel Pass digunakan pada saat mereka sampai di pos pemeriksaan imigrasi Bandara Changi.

Ini adalah bagian dari kolaborasi berkelanjutan antara Otoritas Penerbangan Sipil Singapura (CAAS) dan IATA untuk memfasilitasi perjalanan yang lebih lancar dan efisien melalui sertifikat digital uji COVID-19.

"Mendapatkan kepercayaan dari pemimpin penerbangan seperti Singapura, menerima IATA Travel Pass adalah hal yang sangat penting," kata Willie Walsh, Direktur Jenderal IATA yang baru.

"Uji coba yang sedang berlangsung membuat kami berada di jalur yang tepat untuk IATA Travel Pass menjadi alat penting untuk memulai kembali industri dengan memberikan kredensial kesehatan perjalanan yang diverifikasi kepada pemerintah," katanya lagi.

"Dan wisatawan dapat memiliki keyakinan penuh bahwa data pribadi mereka aman dan berada di bawah kendali mereka sendiri. Keberhasilan upaya bersama kita akan menjadikan kemitraan IATA dengan pemerintah Singapura sebagai model untuk diikuti oleh pihak lain," tuturnya.

Sertifikat kesehatan digital itu diprediksi akan menjadi fitur utama dalam perjalanan udara ke depan. Travel Pass diprediksi menjadi solusi terpercaya dan aman untuk memverifikasi kredensial kesehatan para pelancong akan sangat penting dalam memfasilitasi perjalanan udara yang lancar dan menjaga kesehatan masyarakat.

Setelah uji coba yang berhasil dilakukan Singapore Airlines, otoritas kesehatan dan pengawasan perbatasan Singapura akan menerima IATA Travel Pass sebagai bentuk presentasi yang valid dari hasil tes pra-keberangkatan COVID-19 untuk masuk ke Singapura.

Informasi yang disajikan pada IATA Travel Pass akan memiliki format yang memenuhi persyaratan tes pra-keberangkatan COVID19 Singapura yang berlaku untuk masuk ke Singapura.

"Kami telah membangun kemitraan lama dan mendalam dengan IATA untuk mengembangkan solusi guna memfasilitasi perjalanan. Kolaborasi terbaru dengan IATA ini menunjukkan komitmen bersama kami untuk mendorong adopsi sertifikat kesehatan digital dan memulihkan perjalanan udara internasional," kata Kevin Shum, direktur jenderal CAAS.

"Saat kami berupaya membangun kembali dengan aman Hub udara Changi, kami akan terus mencari solusi lain yang dapat memberikan cara yang sama amannya dan dapat diverifikasi dalam berbagi sertifikat kesehatan untuk perjalanan internasional yang aman," Shum menambahkan.

Saat ini, lebih dari 20 maskapai penerbangan telah mengumumkan uji coba IATA Travel Pass. Bagi wisatawan yang ingin ke Singapura menggunakan IATA Travel Pass harus menanyakan kepada maskapai penerbangan yang mereka bawa untuk kelayakan menggunakan IATA Travel Pass. - PT KP Press

Sumber : detik.com